Bawakan Materi Duo Serigala, Mahasiswa UGM Ini Raih Penghargaan Presenter Terbaik

Duo Serigala sendiri dirancang untuk membantu para pendaki saat melakukan pendakian dengan memberikan petunjuk informasi keselamatan bagi pendaki.

Mahasiswa UGM raih penghargaan di ISTS 2016 (foto : SV UGM) Mahasiswa UGM raih penghargaan di ISTS 2016 (foto : SV UGM)

Mudamudi.ID – Ramadhan Chairan Maulana Mar, mahasiswa Sekolah Vokasi (SV) Universitas Gajah Mada (UGM) ini berhasil meraih penghargaan dalam 6th International Symposium on Technology for Sustainabillity 2016 yang diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 5-12 oktober 2016. Mahasiswa prodi Elektronika dan Instrumentasi (ELINS) ini sukses menjadi most Outstanding Oral Presentation ISTS 2016.

ISTS merupakan simposium international yang diselenggarakan oleh SV UGM bekerjasama dengan National Institute of Technology (NIT) Jepang. Acara ini diikuti sekitar 200 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di dunia, diantaranya Jepang, Indonesia, Filipina, Finlandia, Malaysia, Singapura, serta Thailand.

Dalam ajang ini, Ramadhan meraih penghargaan sebagai presenter terbaik dari bidang pariwisata. Saat itu, dia mengajukan paper tentang pengembangan alat yang dinamai Arduino based Safety Information Guidance for Climbers atau biasa disebut dengan Duo Serigala. Alat ini dapat menampilkan informasi cuaca di sekitar gunung meliputi suhu, kelembaban, serta tekanan udara.

“Alat ini menampilkan level keamanan dan dampak kesehatan dari indormasi terkait,” ungkap Ramadhan saat ditanyai tentang Duo Serigala di kampus UGM.

Duo Serigala tercipta dari Program Kegiatan Mahasiswa (PKM) UGM 2016. Kelompok ini dikembangkan oleh Ramadhan bersama denan Barru Kurniawan, Elok Nadia, Alifah, Oki Surya Pratama, dan Rizka Apriliantini yang juga berasal dari SV UGM.

Duo Serigala sendiri dirancang untuk membantu para pendaki saat melakukan pendakian dengan memberikan petunjuk informasi keselamatan bagi pendaki. Selain memberikan informasi keadaan cuaca di sekitar gunung, alat ini pun dilengkapi fitur penunjuk arah navigasi ke puncak ataupun titik awal pendakian, bahkan ada fitur tombol S.O.S untuk meminta bantuan saat membutuhkan pertolongan segera.

Ramadhan berharap dengan alat ini nanti nya dapat membantu para pendaki dalam memantau keadaan sekitar. Dengan demikian dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan saat pendakian.

Tinggalkan Balasan